Selasa, 27 Oktober 2015

TEKNOLOGI DI MASA DEPAN (2050)



Dari tahun ke tahun, teknologi terus berkembang secara cepat dan pesat. Manusia selaku aktor yang menciptakan dan mengembangkan teknologi terus melakukan inovasi dalam berbagai bidang kehidupan. Saat ini, mungkin banyak manusia yang sedang berfikir bahkan sedang mempersiapkan penelitiannya  untuk menciptakan teknologi-teknologi terbaru yang belum pernah ada sebelumnya serta dianggap mustahil untuk dibuat.

Lantas seperti apakah gambaran teknologi-teknologi yang sekiranya akan muncul atau digunakan dalam 3,5 dekade kedepan tepatnya teknologi yang muncul dan digunakan di tahun 2050? Tidak ada salahnya  jika kita menggambarkan dan menceritakannya seperti berikut ini.
 

    1.  Bidang Teknologi Informasi Komunikasi

Di tahun 2050, penggunaan sms dan handphone sudah ditinggalkan dan digantikan dengan smartwatch maupun headset untuk berkomunikasi jarak jauh. Dimana smartwatch ini bisa menampilkan layar hologram dan menampilkan wajah dari lawan bicara kita. Smartwatch ini juga bisa berfungsi sebagai komputer portable dan bisa menampilkan layar hologram tembus pandang dimanapun dan kapanpun kita inginkan. Hal ini berarti penggunaan layar komputer tidak lagi manual, manusia bebas menjadikan segala objek di depannya menjadi layar hologram dimana tidak perlu repot lagi menyalakan komputer hanya  perlu menekan tombol pada smartwatch maka layar hologram akan muncul di depan kita dengan sifatnya yang audio visual dilengkapi dengan segala jenis fasilitas seperti GPS, speaker, dan seperti pada tampilan komputer pada umumnya dimana kita juga tidak perlu mengetik hanya perlu mengatakan kata atau kalimat apa, maka kata atau kalimat tersebut akan otomatis menjadi tulisan di layar hologram kita. Selain itu, kita bisa mengoperasikan layar hologram tersebut dengan mode touchscreen pada layar hologram tembus pandang tersebut. 

Penggunaan kacamata untuk berkomunikasi juga mungkin akan banyak digunakan, tidak hanya menampilkan audio saja tetapi kacamata ini bisa menampilkan visual  atau gambar dan menunjukan lokasi dimana si lawan bicara kita berada.
 


    2.  Bidang Transportasi

Di tahun 2050, mobil tidak hanya bisa melaju di daratan saja. Tetapi juga dilengkapi dengan sayap ataupun baling-baling seperti pada pesawat terbang atau helikopter. Selain itu, mobil tersebut juga dilengkapi dengan kemampuan mengapung seperti pada perahu atau kapal air. Hal ini akan berguna untuk menembus kemacetan. 

Motor juga akan dibuat dengan kemudi otomatis yang bisa mengapung diudara serta dilengkapi dengan segala jenis sensor otomatis berkeamanan tinggi dimana kendaraan ini akan otomatis berhenti ketika ada bahaya terdeteksi seperti tabrakan, pohon tumbang, pelanggaran rambu lalu lintas, dll. Hal ini akan berguna untuk menghindari kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. 

Selain mobil dan motor, pesawat terbang juga dapat melaju tanpa awak hanya digerakan oleh control jarak jauh dan juga pesawat-pesawat tersebut dapat mengudara tanpa terdeteksi oleh alat pendeteksi signal sehingga pesawat ini akan berguna di saat perang/ bencana dimana ketika ingin mengirimkan bantuan, pesawat ini tidak akan terdeteksi oleh musuh. Penggunaan roket juga tidak lagi terbatas sebagai alat perang, tetapi bisa digunakan sebagai alat transportasi terutama alat transportasi antar negara.
 
Penggunaan bahan bakar tidak akan lagi bergantung pada minyak bumi dan gas alam. Di tahun 2050, penggunaan air dan tenaga nuklir sebagai bahan bakar mungkin benar-benar digunakan. Dimana motor, mobil, kereta cepat, dan kendaraan lainnya hanya butuh asupan tenaga nuklir anti radiasi sehingga kendaraan mampu bertahan hingga beberapa bulan bahkan tahun tanpa bahan bakar dan tanpa harus khawatir terkena radiasi dan merusak lingkungan. Air juga mungkin akan menjadi salah satu alternatif lain bahan bakar kendaraan, selain itu pemanfaatan tenaga matahari juga semakin lazim digunakan. Dimana kendaraan hanya perlu dilapisi panel surya dan dihadapkan dengan sinar matahari langsung sebagai sumber energi dan  dalam kurun waktu yang lebih singkat, tenaga dari kendaraan sudah terisi penuh dan kendaraan dapat melaju kencang.

Polisi lalu lintas juga tidak lagi berfokus pada tenaga manusia, tetapi bisa digantikan oleh tenaga robot yang mengatur lalu lintas bahkan robot ini tidak hanya mengatur lalu lintas di daratan tetapi juga bisa berpindah posisi menjadi pengatur lalu lintas udara dan juga pengatur lalu lintas di lautan.



    3.  Bidang Pendidikan

    Di tahun 2050, para pengajar mungkin akan di dampingi oleh robot-robot pengajar untuk membuat sistem belajar mengajar lebih efejktif dan menyenangkan, para pelajar tidak akan lagi mencatat di kertas, mereka tidak perlu membaca buku secara manual cukup dengan menggunakan teknologi komputer hologram para pelajar hanya perlu mengenakan smartwatch dan menekan tombolnya maka layar hologram tembus pandang akan muncul dan mereka bisa mendapatkan segala macam materi pelajaran yang diajarkan oleh para guru melalui layar tersebut dan menjadikan media tersebut sebagai media pembelajaran pengganti buku-buku manual.



    4.  Bidang Kesehatan

Di tahun 2050, alat untuk menyerap/ mengangkat  virus dan penyakit dari tubuh manusia bisa dilakukan melalui Plester. Dimana Plester yang sudah dimodifikasi dengan bantuan teknologi tingkat tinggi hanya perlu ditempelkan pada bagian tubuh manusia dan plester ini akan menyerap beragam virus dan bakteri mematikan. Plester ini juga tidak menyebabkan rasa sakit dan pengobatannya tidak lagi harus dilakukan di rumah sakit tapi bisa dilakukan di rumah karena plaster ini akan dijual secara bebas di pasaran. 

Selain untuk menyerap virus dan bakteri, akan ada pula plester yang dapat menyembuhkan luka gores maupun sayatan yang bisa menyembuhkan luka dalam tempo waktu yang cepat dan tanpa bekas. Biasanya untuk menutup luka para dokter harus menjahit kulit pasien, maka di tahun 2050, kulit yang tersayat atau tergores hanya perlu ditempeli plester dan luka akan kembali menutup dalam tempo yang singkat tanpa meninggalkan bekas.

Di tahun 2050, Kursi Roda juga sudah dibuat secara portable, bisa dilipat sampai ukuran terkecil dan hanya menggunakan tombol untuk menyusunnya kembali dan tidak perlu di dorong karena sudah bertenaga mesin.

Bagi penyandang tuna netra, akan ada alat berupa mata buatan yang dibuat dari mesin-mesin menyerupai bentuk bola mata yang terhubung dengan saraf mata sehingga para penderita tuna netra terutama yang sejak lahir dapat kembali melihat.

Sepatu untuk orang lumpuh juga mungkin akan ada di tahun 2050, sehingga orang-orang yang tidak bisa berjalan karena lumpuh bisa berdiri dan berjalan karena disangga oleh sepatu yang mampu mengatur saraf dan tulang sehingga membuat penggunanya bisa berjalan.

Penggunaan sinar x juga tidak lagi menggunakan mesin yang besar tetapi menggunakan kacamata tembus pandang yang mampu menembus jaringan kulit dan mendeteksi penyakit dengan lebih akurat. Mesin pembaca pikiran juga mungkin bukan lagi hal yang mustahil, mengingat benda ini bisa saja sudah ada di tahun 2050 dan digunakan untuk membantu pegobatan pada pasien-pasien yang berhubungan dengan gangguan kejiwaan.



    5.  Bidang Militer

Di tahun 2050, mungkin akan ada kacamata yang bisa digunakan untuk meneropong jarak yang sangat jauh dan digunakan dalam keadaan yang gelap dan dapat mengirimkan data.

Robot-robot berbentuk hewan seperti nyamuk dan serangga yang ukurannya sangat kecil juga telah ada dan dapat digunakan untuk mengintai posisi maupun untuk keperluan mata-mata. Selain itu, manusia menggunakan robot sebagai alat untuk menjaga keamanan wilayah, digunakan untuk berperang, robot ini bisa terbang dan bisa menyelam di dalam air tanpa terdeteksi oleh musuh serta robot ini dapat dimasuki oleh awak sebagai pilotnya.

Selain itu, manusia juga dijadikan sebagai senjata biologis dimana manusia diberi suntikan zat-zat tertentu sehingga membuat tubuhnya kebal terhadap serangan senjata maupun luka dan manusia juga bisa menjadi lebih cepat dan dapat melompat dengan tinggi akibat dari penyuntikan zat zat tersebut.



    6.  Bidang Pertanian

Di tahun 2050, Pohon dapat lebih cepat untuk tumbuh bahkan hanya dalam kurun waktu beberapa jam saja karena telah ditemukan pupuk yang dapat membuat tanaman lebih cepat untuk tumbuh, dengan begitu pohon bisa ditebang bebas dan kembali tumbuh dalam waktu yang singkat. 

Menanam tanaman juga tidak lagi mengandalkan media tanah, tetapi memanfaatkan media lain seperti air laut, beton, dan media keras lainnya. Kita dapat menanam pohon di media-media yang keras dengan bantuan teknologi. Kita juga bisa bercocok tanam di lautan dengan bantuan alat-alat tertentu sehingga menciptakan lahan di lautan dimana kandungan air lautnya diubah terlebih dahulu dengan campuran zat-zat tertentu yang tidak membahayakan.

Selain itu, mengolah lahan pertanian akan lebih banyak dilakukan oleh robot sehingga proses pertanian bisa menjadi lebih cepat. Penggunaan pestisida juga sudah ditinggalkan karena hama-hama tanaman dihalau atau diberantas oleh robot-robot kecil yang bisa terbang dan bisa mendeteksi keberadaan hama bahkan dalam radius yang jauh sekalipun.



    7.  Bidang-Bidang Lainnya

Di tahun 2050, manusia bisa memasak menggunakan oven atau microwave yang menggunakan tenaga baterai dimana hanya perlu memasukan bahan makanan dan oven tersebut telah dilengkapi dengan cara memasak seperti merebus, membakar, menggoreng, dll dan juga telah dilengkapi dengan bumbu otomatis sehingga kita hanya perlu menekan  tombol dan makanan bisa dibuat sesuai dengan menu dan bumbu yang kita atur pada oven atau microwave tersebut.

Selain itu, penggunaan sepatu  tidak lagi terbatas sebagai alas kaki dan fashion saja, tetapi sepatu sudah dimodifikasi sehingga bisa membuat penggunanya berjalan dengan lebih cepat, sepatu juga ditambahkan alat lain seperti roket kecil sehingga penggunanya bisa terbang dan juga bisa melompat untuk menjangkau tempat yang lebih tinggi.

Di tahun 2050, manusia juga tidak hanya bergantung pada daratan untuk menjadikannya tempat tinggal, tetapi lautan juga diubah menjadi tempat tinggal yang nyaman dimana rumah-rumah bisa didirikan diatas lautan tanpa takut tenggelam maupun bergeser karena rumah-rumah tersebut telah dilengkapi dengan teknologi yang mampu membuat rumah berdiri kokoh dan konstan diatas lautan.

Selasa, 13 Oktober 2015

CONTOH JENIS ALIH TEKNOLOGI

Teknologi merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan manusia, apalagi di era globalisasi seperti sekarang ini. Karena kepentingan dan kebutuhan akan teknologi yang semakin tinggi, maka manusia berlomba-lomba menciptakan teknologi dengan  beragam jenis dan bentuk  dengan tujuan  untuk menjadi yang terdepan.  
Dengan semakin banyaknya produk teknologi yang diciptakan, maka mau tidak mau harus ada tempat yang digunakan untuk memasarkan teknologi-teknologi tersebut. Tempat-tempat inilah yang nantinya digunakan oleh negara-negara industri terutama negara-negara barat untuk mempromosikan dan memasarkan bahkan menjadikan tempat tersebut sebagi tempat uji coba dari teknologi-teknologi yang telah mereka buat. Tempat tersebut adalah sebutan untuk negara ketiga atau negara miskin dan negara berkembang. Inilah yang disebut dengan alih teknologi. Berikut ini merupakan jenis dan contoh dari Alih Teknologi.


    1. Foreign Direct Investment (FDI)
Foreign Direct Investment atau sering disingkat FDI adalah investasi jangka panjang yang ditanamkan oleh investor asing. Di Indonesia sendiri keberadaan FDI cukup banyak. Salah salah satu alasannya karena Indonesia adalah negara yang masih berkembang dan merupakan tempat yang cocok untuk berinvestasi. Salah satu contoh dari FDI adalah PT Freeport Indonesia. Alasan Mengapa PT. Freeport Indonesia dikategorikan sebagai Foreign Direct Investment atau FDI karena  PT. Freeport Indonesia merupakan milik Asing tepatnya milik perusahaan pertambangan asal Amerika Serikat (Freeport) dimana saham yang dimiliki oleh pihak Freeport AS lebih dari 10%. Selain itu  PT Freeport juga melakukan investasi jangka panjang. Terbukti mereka telah berinvestasi di Indonesia sejak April 1967. PT Freeport juga hampir memegang kendali penuh terhadap pendapatan yang mereka peroleh. Meskipun ada embel-embel nama Indonesia dibelakang nama perusahaannya, hal ini tidak menjadikan Freeport menjadi perusahaan nasional. PT. Freeport juga cenderung Liberal atau bebas melakukan apa saja terhadap SDA khusunya pertambangan di Papua dan peran pemerintah cukup minim dalam mengatur perusahaan ini.


    2. Joint Ventures
Joint Ventures adalah kerjasama antar perusahaan dari negara yang berbeda dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan. Joint Ventures sendiri dikenal dengan sebutan usaha patungan. Contoh dari Joint Ventures yang ada di Indonesia adalah Joint Ventures antara perusahaan Garuda Food dengan Perusahan Suntory Beverage and Food Limited (SBF) asal Jepang. Keduanya bekerjasama untuk mendirikan Perusahaan yang bergerak dalam industri minuman non alkohol. Alasan mengapa kerjasama antara perusahaan Garuda Food dengan Perusahan Suntory Beverage and Food Limited (SFB) termasuk Joint Ventures karena kedua perusahaan tersebut melakukan “patungan” untuk menjalankan usahanya dimana Garuda Food memiliki kepemilikan sekitar 49% dan Suntory Beverage and Food Limited (SBF) memiliki kepemilikan sebesar 51%.  Selain itu, alasan keduanya melakukan kerjasama tidak lain ntuk meningkatkan keuntungan. Hal tersebut merupakan tujuan utama dari adanya Joint Ventures. Resiko untung rugi dari usaha ini juga ditanggung bersama. Namun meskipun Garuda Food dengan Perusahan Suntory Beverage and Food Limited (SBF) melakukan kerjasama dan kepemilikan terbesar dipegang oleh Perusahan Suntory Beverage and Food Limited (SBF), Garuda Food masih milik Indonesia dan tidak dinasionalisasi oleh Perusahan Suntory Beverage and Food Limited (SBF).

3.   Licensing Agreements
Licensing Agreements adalah izin yang diberikan oleh suatu perusahaan kepada perusahaan lain untuk menggunakan brade nama, merk, hak paten, hak cipta dan lain sebagainya. Contoh dari Licensing Agreements adalah pembelian lisensi oleh Perusahaan Yakult Indonesia untuk memproduksi atau membuat  produk Yakult yang sama persis dengan produk Yakult yang ada di Perusahan Yakult Honsa Jepang. Lisensi tersebut diberikan oleh Perusahan Yakult Honsa Jepang kepada Perusahaan Yakult Indonesia dengan syarat Perusahaan Yakult Indonesia harus mematuhi standar yang telah ditetapkan oleh Perusahan Yakult Honsa Jepang. Jika syarat tersebut dilanggar, maka lisensi yang telah diberikan akan dicabut. Alasan kenapa hal tersebut termasuk kedalam contoh Licensing Agreement karena  Perusahan Yakult Honsa Jepang telah memperbolehkan Perusahaan Yakult Indonesia untuk memproduksi produk yang sama dan juga karena Perusahan Yakult Honsa Jepang memberikan izin kepada Perusahaan Yakult Indonesia untuk menggunakan nama dagang “Yakult” pada produk yang akan dipasarkan.

4. Turnkey Projects
Turnkey Projects adalah membangun infrastruktur, konstruksi maupun permodalan yang dilakukan oleh suatu perusahaan untuk menyelenggarakan proses produksi. Bila segala fasilitas telah siap digunakan, maka perusahaan tersebut menyerahkan kunci kepada perusahaan atau organisasi lainnya tanpa melupakan syarat dan ketentuan yang telah disepakati. Contoh dari Turnkey Projects adalah Pembangunan Pipa Gas di Sumatera Selatan dimana pembangunan dilakukan oleh Kontraktor asal Jepang, Japan Bank For International Cooperation (JBIC). Dimana peran dari JBIC ini adalah memberikan permodalan kepada Kontraktor lokal untuk membangun pipa gas tersebut. Setelah rampung, maka seluruh proses pembayaran diserahkan kepada Perusahaan Gas Negara. Alasan mengapa Pembangunan Pipa Gas Negara dikategorikan sebagai Turnkey Projects karena JBIC dan kontraktor lokal berperan sebagai pemodal dan pelaksana konstruksi atau dengan kata lain sebagai pemegang kunci dan setelah Pembangunan Pipa Gas selesai, Perusahaan Gas Negara akan menjadi penerima kunci dan Perusahaan Gas Negara harus membayar seluruh biaya permodalan dan pelaksanaan konstruksi yang telah  dilakukan oleh JBIC dan kontraktor lokal.